Indikator 56_Teknologi Kota Pintar Makassar untuk Efisiensi Sistem Manajemen Lalu Lintas Terintegrasi
Kota Makassar menunjukkan langkah konkret dalam mengadopsi konsep Smart City sebagai upaya memperkuat penataan sistem manajemen lalu lintas. Teknologi kota pintar di Kota Makassar telah menorehkan beragam prestasi seperti Kota Terinovatif dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Penghargaan tersebut ditujukan untuk Pemerintah Kota Makassar dalam memperluas kebermanfaatan berbagai inovasi, mulai dari pelayanan publik, tata kelola pemerintah, hingga pemanfaatan teknologi. Selanjutnya, penghargaan Presisi Award dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (LEMKAPI) diraih oleh Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan atas inovasi program Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Nasional yang dikembangkan secara sinergis dengan Pemerintah Kota Makassar.
Program ETLE sebagai bagian integral dari sistem manajemen lalu lintas yang lebih luas untuk sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi memungkinkan pelanggaran lalu lintas terdeteksi secara otomatis. Inisiatif tersebut didukung dengan kamera pengintai yang dipasang di berbagai titik strategis. Dalam penyelenggaraannya, Ditlantas Polda Sulses mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah Sulsel dan Pemerintah Kota Makassar. Program tersebut di Kota Makassar mengoperasikan kamera dan sensor di titik-titik strategis untuk mendeteksi berbagai pelanggaran, yakni tidak memakai perlengkapan keselamatan berkendara, menerobos lampu merah, dan menggunakan ponsel saat berkendara. Surat konfirmasi dan denda akan diterima oleh pemilik kendaraan jika pelanggaran terdeteksi. Implementasi program ETLE tersebut sebagai salah satu yang terbaik di tingkat nasional merupakah langkah strategis untuk meminimalkan potensi kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas serta menumbuhkan kedisplinan pengguna jalan.
Setelah berfokus pada penegakan hukum, Pemerintah Kota Makassar juga meningkatkan aspek pengendalian arus lalu lintas melalui implementasi Advanced Traffic Control System (ATCS). Inovasi selanjutnya melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar diluncurkan sejalan dengan visi Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto, yakni Makassar sebagai Kota Sombere dan Smart City, serta menunjang salah satu misinya, yakni mengatasi menanggulangi masalah kemacetan di Kota Makassar. Dishub Makassar berkolaborasi dengan Satlantas Polda Sulsel, Satlantas Polrestabes Makassar, dan Satlantas Polres Pelabuhan dalam upaya penataan lalu lintas. Salah satu inisiatif yang dihadirkan adalah War Room sebagai pusat komando atau ruang kontrol yang memantau dan mengelola lalu lintas secara efisien dan efektif dengan menerapkan Advanced Traffic Control System (ATCS) sebagai sistem kontrol lalu lintas yang mendukung dalam sistem manajemen lalu lintas. Dalam pelaksanaan War Room, para operator dan manajer bersinergi untuk memantau dan mengelola lalu lintas secara real time. Inisiatif tersebut juga sebagai wadah kolaborasi multi-pihak terkait seperti Satlantas, penyedia keamanan, dan penyedia layanan darurat lainnya.
Sumber: