Indikator 37_SMF dan Inovasi Pembiayaan: Mendukung Kepemilikan Rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah

PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah Kementerian Keuangan yang berperan sebagai katalisator dalam pembiayaan perumahan di Indonesia. Sejak berdiri pada tahun 2005 hingga akhir 2023, SMF telah menyalurkan dana sebesar 103,75 triliun kepada sektor pembiayaan perumahan, yang mencakup penyaluran pembiayaan dan pembelian Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebesar 81,02 triliun serta sekuritisasi KPR sebesar 13,61 triliun. Dana ini telah membiayai sekitar 2 juta debitur di seluruh Indonesia, dengan distribusi 85,11% di wilayah barat, 13,91% di wilayah tengah, dan 0,59% di wilayah timur. 

Pada semester I tahun 2023, SMF menyalurkan pembiayaan sebesar 4,6 triliun, meningkat 5,38% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selain itu, SMF juga merealisasikan berbagai kegiatan bisnis, termasuk Kredit Konstruksi sebesar 44,80 miliar, Kredit Mikro Perumahan sebesar 534,6 miliar, dan Kredit Multi Guna Perumahan sebesar 2,1 triliun. Hingga akhir tahun 2023, total aset SMF mencapai 45,71 triliun, dengan penyaluran pinjaman sebesar 13,09 triliun dan laba bersih sebesar 466 miliar.

SMF juga aktif dalam penerbitan surat utang sebagai sumber pendanaan sejak tahun 2009 sebagai strategi utama dalam menyediakan pendanaan jangka menengah hingga panjang untuk sektor perumahan di Indonesia. Hingga akhir 2023, SMF telah melakukan 57 kali penerbitan surat utang dengan total nilai mencapai 57,27 triliun, yang terdiri dari 44 kali penerbitan Obligasi dan Sukuk melalui penawaran umum sebesar 52,48 triliun, serta 12 kali penerbitan Medium Term Notes (MTN) melalui penawaran terbatas sebesar 4,67 triliun, dan satu kali penerbitan Surat Berharga Komersial sebesar 120 miliar. Salah satu contoh penerbitan surat utang oleh SMF adalah Obligasi Berkelanjutan VI SMF Tahap VI Tahun 2024, yang ditawarkan dalam tiga seri dengan kupon tertinggi 6,80% per tahun dan tenor hingga lima tahun.

Dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi ini digunakan untuk mendukung pembiayaan atau refinancing kegiatan pembiayaan perumahan dan permukiman, khususnya untuk meningkatkan kepemilikan rumah dan ketersediaan proyek perumahan yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Penerbitan ini merupakan bagian dari komitmen SMF dalam mendukung pembiayaan berkelanjutan dan meringankan beban fiskal pemerintah di sektor perumahan.

Melalui penerbitan surat utang ini, SMF berhasil mengoptimalkan ketersediaan dana untuk mendukung target penyaluran pembiayaan perumahan, memastikan pendanaan yang lebih efisien dengan bunga kompetitif, dan memperkuat sektor perumahan di Indonesia. Langkah ini mendukung upaya SMF dalam menyediakan sumber pendanaan jangka menengah dan panjang bagi pembiayaan perumahan, serta mengatasi risiko mismatch antara jangka waktu aset dan liabilitas. Dengan capaian tersebut, SMF menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk mengatasi backlog perumahan dan mendorong ketersediaan hunian layak bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

PT SMF diakui atas inovasinya dalam pembiayaan sosial melalui penghargaan "Innovator in Social Financial Bond Mortgage Solution" pada ajang Prominent Awards 2024. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas peran SMF sebagai pelopor dalam penerbitan obligasi sosial (social bond) di Indonesia, yang sepenuhnya dialokasikan untuk mendukung pembiayaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Melalui social bond ini, SMF memastikan bahwa dana yang dihimpun dari investor digunakan secara transparan dan terarah untuk tujuan sosial, khususnya dalam menyediakan hunian yang layak bagi MBR.

Sumber:

https://smf-indonesia.co.id/


Kamis, 2 April 2026
4 dilihat | 1 menit membaca

Berita dan cerita