Indikator 42_Total investasi di bidang perumahan (baik di sektor formal maupun informal di wilayah perkotaan)
Praktik baik tema 5 indikator 42 Total investasi di bidang perumahan (baik di sektor formal maupun informal di wilayah perkotaan), sebagai persentase dari produk domestik bruto
Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan
FLPP telah berhasil membantu menurunkan backlog rumah dari 13,5 juta rumah tangga (22%) pada 2010 menjadi 9,7% pada 2021, melalui skema subsidi MBR dengan dana bergulir 75% APBN dan 25% bank pelaksana serta insentif PPN 11% senilai Rp16–24 juta per unit. Dukungan dari PT SMF (Rp11,2 triliun untuk 318.413 unit rumah) dan BP Tapera memperkuat program ini. Hingga November 2022, FLPP menyalurkan 203.358 unit rumah dengan dana Rp22,63 triliun, melebihi target 200.000 unit, mencakup 395 kabupaten/kota di 33 provinsi. Pemerintah juga menyediakan BP2BT dan SBUM Rp4–10 juta khusus Papua dan Papua Barat, sementara skema pembiayaan ke depan akan mengadopsi porsi 50:50 APBN dan perbankan untuk memperluas akses rumah layak dan terjangkau.